Viral!! Wanita Ini Naik ke Kap Mobil Ambulans

Ia menghalangi mobil ambulans yang mengangkut jenazah ibunya.
Viral!! Wanita Ini Naik ke Kap Mobil Ambulans

Ia menghalangi mobil ambulans yang mengangkut jenazah ibunya.

ULASANVIRAL.COM – Video seorang perempuan naik ke kap mobil ambulans di Gowa, Sulawesi Selatan menjadi viral di media sosial.

Wanita tersebut kemudian diketahui bernama Andi Arni Esa Putri Abram.

Ia menghalangi mobil ambulans yang mengangkut jenazah ibunya.

Sang ibu diketahui diberi status pasien dalam pengawasan (PDP) Virus Corona (Covid-19).

Tim Gugus Tugas Covid-19 kemudian membawa jenazah PDP tersebut dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel ke Kompleks Pemakaman Khusus Covid-19 di Macanda, Gowa.

Pihak keluarga tidak terima dengan keputusan tersebut dan memaksa jenazah pasien dapat dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga di Bulukumba.

Sang putri kemudian histeris saat mengetahui jenazah ibunya akan dibawa ke tempat pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19.

Ia menjerit-jerit dan menghalangi jalannya mobil ambulans.

Arni berusaha memaksa agar jenazah ibunya dapat dimakamkan di tempat yang direncanakan keluarga.

Meskipun begitu, Tim Gugus Tugas Covid-19 akhirnya tetap memakamkan jenazah sesuai protokol Covid-19.

Suami almarhumah, Andi Baso Ryadi Mappasulle, bersama putrinya kemudian menyambangi posko penanganan Covid-19 di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar.

Mereka meminta jenazah pasien tersebut dapat dipindahkan dari pemakaman khusus.

“Kedatangan kami untuk mengantarkan surat permohonan pemindahan jenazah almarhumah dari pemakaman khusus Covid ke pemakaman keluarga kami,” kata Andi Baso Ryadi Mappasulle, dalam tayangan TvOne, Kamis (4/6/2020).

Andi menyebutkan jenazah istrinya tidak seharusnya berada di pemakaman khusus tersebut.

Ia menyebutkan istrinya sudah menjalani tes swab dan hasilnya menunjukkan negatif.

“Jenazah almarhumah sudah tidak tepat lagi berada di pekuburan khusus Covid,” kata Andi.

“Sedangkan beliau sudah dinyatakan tidak Covid, dibuktikan dengan hasil swab yang negatif,” lanjutnya.

Sementara itu, pihak Gugus Tugas Covid-19 menyebutkan belum dapat memenuhi permintaan pihak keluarga.

Situasi pandemi yang masih terjadi membuat protokol pemindahan jenazah sulit dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Asisten Operasi Tim Gugus Tugas Covid-19 Sulsel Kolonel Inf Eden Chandra.

“Belum bisa dilakukan, karena kita mengantisipasi jangan sampai ini menimbulkan permasalahan baru yang penanganannya akan menyulitkan,” jelas Eden Chandra.

Ia menyebutkan permintaan pihak keluarga akan dipertimbangkan sesuai situasi pandemi Covid-19.

“Kita bukan melarang, tidak, tetapi kita melihat dulu perkembangan penyebaran Covid ini bagaimana,” papar Eden.

“Nanti juga pasti ada kebijakan baru dari pemerintah,” tambahnya.

BERITA KEKINIAN | ULASAN VIRAL | BERITA VIRAL

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *