Viral!! Bocah Penjual Jalangkote Dibully

Kisah pilu bocah penjual jalangkote sering dirundung saat bantu orangtua jualan.
Viral!! Bocah Penjual Jalangkote Dibully

Kisah pilu bocah penjual jalangkote sering dirundung saat bantu orangtua jualan.

Ulasanviral.com – Setelah sempat viral sebuah video perundungan terhadap RL (12), polisi telah berhasil menangkap 8 orang yang diduga terlibat aksi perundungan.

Seperti yang diketahui RL merupakan bocah penjual jalangkote yang menjadi target perundungan oleh sekelompok pemuda.

RL diketahui merupakan warga Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Pada video yang beredar tampak korban dipukul dan didorong hingga tersungkur ke tanah.

Fakta Baru Kasus Perundungan Bocah Penjual Jalangkote

Berikut ini adalah beberapa fakta dan perkembangan terkait kasus perundungan bocah penjual jalangkote.

1. Ayah Korban Sudah Memaafkan

Muzakkir ayah RL merasa terharu atas perhatian yang diberikan oleh masyarakat sekitar terhadap kasus yang menimpa putranya.

Dirinya pun mengaku telah memaafkan pelaku yang melakukan perundungan terhadap anaknya itu.

Namun di sisi lain ia tetap ingin proses hukum terus berjalan.

“Sudah memaafkan, tapi proses di polisi harus tetap berjalan,” tuturnya.

2. Berkali-kali Di-Bully

Video tersebut diketahui bukan kali pertama RL mengalami perundungan.

Paur Humas Polres Pangkep, Aiptu Agus Salim mengatakan yang bersangkutan telah kerap mengalami perundungan saat berjualan.

Namun perundungan pada video tersebut memang yang paling parah dibanding sebelum-sebelumnya.

“Kasihan, sering di-bully oleh kelompok pemuda maupun anak-anak saat dia keliling berjualan jalangkote,” kata Agus.

“Mungkin karena tubuhnya yang gemuk, sehingga mendapat perlakuan itu. Tapi kali ini sungguh kelewatan kelompok pemuda Firdaus yang kini sudah diamankan polisi,” ungkapnya.

3. Berjualan Membantu Keluarga

RL hidup di keluarga yang kondisi ekonominya berada dalam kategori tidak mampu.

Agus mengatakan untuk membantu meringankan beban orangtua mereka, RL akhirnya berjualan Jalangkote buatan ibunya.

Meskipun kerap mendapat perundungan saat berkeliling berjualan, RL tetap sabar.

“RL memang dari keluarga tidak mampu, jadi dia harus membantu ayah dan ibunya mencari nafkah. Ya saat mencari nafkah itulah, RL sering di-bully dan dia tetap sabar hadapi orang-orang,” tutur Agus.

4. Pelaku Terancam 3 Tahun Penjara

Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji mengatakan F (26) pelaku utama perundungan terancam sanksi kurungan 3 tahun 6 bulan atas aksinya.

“Saat ini, ada delapan tersangka yang sudah ditahan di Polres Pangkep. Khusus untuk tersangka utama, diancam dengan Pasal 351 KUHP subsider 80, Undang-undang Perlindungan Anak, dengan ancaman 3 tahun 6 bulan,” katanya.

Sedangkan tujuh orang yang lain dikenakan pasal 76 C Undang-undang perlindungan anak.

5. Korban Dapat Hadiah Sepeda

Tidak lama setelah video pembullyan terhadap RL viral, perhatian mengalir pada RL termasuk dari komunitas sosial IAM Centre Pangkep.

Seorang perwakilan IAM Centre, Saifulla Bonto, memberikan hadiah berupa paket sembako dan sepeda baru untuk RL.

Hal tersebut diunggah dalam akun Facebook Saifullah Bonto, Minggu (17/5/2020).

“Alhamdulillah malam ini teman-teman IAM Centre berkesempatan mengunjungi langsung kediaman adik kita R yang jadi korban bullying dan memberikan sedikit bantuan berupa paket sembako dan sepeda baru,” tulis Saifullah Bonto.

Ia juga mengunggah beberapa foto momen pemberian sembako tersebut kepada R dan keluarganya.

RL tampak berdiri di tengah dan diapit kedua orang tuanya.

Wajahnya tampak berseri-seri setelah mendapat hadiah sepeda baru.

“Semoga ini bisa bermanfaat dan menjadi penyemangat untuk keluarga,” lanjut Saifullah.

Bantuan tersebut diterima RL dan keluarganya pada malam pukul 24.00 WITA seusai menjalani pemeriksaan di Polres Pangkep.

Pemeriksaan tersebut terkait dengan tindakan perundungan yang dialami RL.

“Kami berikan jam 12 malam tadi, kami menunggu Rizal pulang dari Polres,” kata Saifullah.

Berita Viral | Ulasan Viral | Viral Kekinian

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *