Motif Pelaku Kasus Pencemaran Nama Syahrini

Kasus dugaan pencemaran nama baik Syahrini
Motif Pelaku Kasus Pencemaran Nama Syahrini

Kasus dugaan pencemaran nama baik Syahrini

ULASANVIRAL.COM – Berikut konferensi press kasus dugaan pencemaran nama baik Syahrini. Satu pelaku telah tertangkap, motif kejahatan terungkap hingga ancaman hukuman.

Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers kasus dugaan pencemaran nama baik Syahrini, Kamis (28/05/2020).

Sebelumnya Syahrini telah membuat laporan atas dua akun instagram, @danunyinyi99 dan @rumpi.manja.official yang menyebarkan video asusila yang disebut mirip dirinya.

“Kasusnya adalah penyebaran konten dan video yang bermuatan pornografi dan atau pencemaran nama baik,” tuturnya.

Istri Reino Barack tersebut merasa dirinya menjadi korban atas tindakan tersebut.

“Ibu Syahrini menjadi korban pencemaran nama baik dan juga adanya penyebaran konten yang sifatnya pornografi.”

Sehingga nama baiknya menjadi tercemar lantaran warganet menduga pelaku dalam video tersebut adalah dirinya.

“Banyak yang beranggapan bahwa saudari S ini yang pornografi di gambar tersebut.

Itu dugaannya banyak dari netizen-netizen yang ada.”

Satu dari dua pelaku yang dilaporkan kini berhasil ditangkap.

Pelaku di balik pemilik akun @danunyinyir99 berinisial MS telah mengakui perbuatannya.

“Ada dua akun yang dilaporkan, yang pertama akun @danunyinyir99 yang kedua akunnya @rumpi.manja.official.”

Sementara pelaku dari pemilik akun @rumpi.manja.official masih dalam penyelidikan.

Pemilik asli akun tersebut mengaku telah menjualnya sejak tahun 2019 silam kepada orang lain.

“@rumpi.manja.official ini sementara masih dilakukan penyelidikan, sudah berjalan.

Pemilik akun sudah sempat diamankan oleh tim penyidik.

Inisialnya adalah M, adanya di pulau Sumatera.

Memang dia yang membuat akun tapi di tahun 2019 akunnya itu sudah dijual kepada seseorang.

Itu menurut pengakuan saudari M,” ujar Kombes Pol Yusri Yunus.

Kini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut kepada pemilik akun @rumpi.manja.official yang baru.

“Setelah dilakukan penelusuran, akun tersebut masih berjalan dan pengejaran dilakukan oleh tim penyidik Cyber Crime Krimsus Polda Metro Jaya.

Posisinya sekarang berada di sekitar daerah Pulau Bali,” kata Yusri.

Ungkap Kebencian dan Ada Penghasilan Endorse

Polisi juga mengungkap alasan pelaku menyebarkan video tersebut dan mencatut nama Syahrini.

“Motif yang pertama ada satu kebencian kepada korban.

Dia mengaku fans dari satu publik figur yang ada dan menuduh bahwa korban ini mengambil fansnya.

Mengambil orang yang terdekat dengan fansnya,” ujarnya.

Selain itu, MS juga mengatakan jika dirinya mendapatkan pendapatan dari pekerjaannya di balik akun @danunyinyirofficial.

“Motif kedua, karena followers dari tersangka ini cukup besar.

Dan memang itu kerjaannya setiap hari, dia mendapat penghasilan dari mengendorse.

Makanya ada beberapa barang bukti yang kita temukan buku tabungan.”

Tersangka dari kasus dugaan pencemaran nama baik Syahrini dikenakan Pasal 27 Ayat 1 Jo Pasal 45 Ayat 1

Dan atau Pasal 27 Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 3 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pelaku mendapat ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

“Ancaman hukuman kepada si tersangka ini sesuai dengan undang-undang pornografi paling lama 12 tahun.

Denda sekitar Rp 250 juta sampai Rp 6 miliar,” tutur Yusri Yunus.

BERITA KEKINIAN | ULASAN VIRAL | BERITA VIRAL

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *